Selasa, 16 November 2010

Macam-macam Dinosaurus

Dinosaurus adalah Hewan yang hidup sebelum ada peradaban manusia dan hewan ini berukuran dari yang kecil sampai ada yang besar sebesar rumah atau gedung. Hewan ini juga dapat digolongkan menurut dari makananya ada yang Hebivora, Omniovora, dan Kanivora.

  • Hebivora itu adalah hewan yang hanya memakan tumbuh-tumbuhan saja
  • Omnivora itu adalah hewan yang dapat memakan apa saja bisa daging atau tumbuh-tumbuhan.
  • Kanivora (Kanibal) itu adalah hewan yang memakan sesama dinosaurus atau pemakan daging.
Macam-macam dinosaurus yaitu:
  1. T-Rex(Thyranosaurus)
    Dinosaurus tipe ini adalah salah satu dari tipe yang Kanivora yaitu pemakan sesama dan t-rex ini adalah tipe dinosaurus yang kuat.
  2. Brontusaurus
    Dinosaurus tipe ini adalah salah satu dari tipe yang Hebivora yaitu hanya pemakan tumbuh-tumbuhan saja
  3. Acanthopholis
    Dinosaurus tipe ini juga miliki tipe yang sama dengan brontosaurus yaitu pemakan tumbuh-tumbuhan saja.
  4. Triceratops
    Dinosaurus ini juga termasuk dari tipe pemakan tumbuhan (Hebivora)
 

8 Dinosaurus Pemegang Rekor

 
Dinosaurus atau reptil raksasa yang kita kenal hidup di jaman ratusan juta tahun yang lalu, mereka kebanyakan hidup terisolasi di daerah-daerah yang jauh dari manusia. Mungkin karena saking besarnya, makanya nggak ada manusia yang mau hidup dekat-dekat monster ini kali ya? Berikut ini adalah 8 dinosaurus pemegang rekor terbesar menurut kelasnya masing-masing :

1. Seismosaurus, dinosaurus dengan bobot terberat dan terbesar.

Seismosaurus
Sebenarnya, fosil dinosaurus ini tidak pernah ditemukan secara utuh & kebanyakan terpisah-pisah. Para ilmuwan pun membuat perkiraan ukuran dari dinosaurus ini dan menyimpulkan, Seismosaurus bisa mencapai panjang 50 m lebih! Beratnya sendiri diperkirakan mencapai 100 ton, atau setara berat 20 ekor gajah. Karena itulah ia diberi nama Seismosaurus (kadal guntur).

2. Spinosaurus, dinosaurus pemakan daging terbesar di darat.

spinosaurus
Dinosaurus berahang besar ini memiliki panjang 14 m dan berat 7 ton lebih. Besarnya bahkan melebihi Tyranosaurus Rex dan Giganotosaurus! Temgkoraknya memiliki panjang hingga 1,5 meter.
Spinosaurus banyak ditemukan di Afrika Utara, terutama daerah Mesir. Sejak perang dunia ke-2, banyak tulang belulang Spinosaurus yang tersimpan di Mesir hancur karena gempuran pesawat-pesawat pembom.

3. Therizinosaurus, dinosaurus dengan cakar terbesar.

Therizinosaurus
Nama Therizinosaurus berarti “kadal sabit besar”. Nama itu diberikan karena cakarnya yg panjang & melengkung seperti sabit raksasa. Panjang cakarnya sendiri yang tidak ditutupi daging mencapai 90 cm ( keseluruhannya 1,5 m).
Semula para ahli mengira dinosaurus ini adalah dinosaurus pemakan daging, karena mereka hanya menemukan fosil lengannya di Mongolia. Belakangan, para ahli menemukan fosil utuhnya & kaget karena struktur giginya sama sekali tidak mirip dinosaurus pemakan daging.
Para ahli pun berpikir cakar ini hanya dipakai untuk mematahkan ranting atau mempertahankan diri dari pemangsa.

4. Brachiosaurus, dinosaurus tertinggi.

brachiosaurus
Salah satu dinosaurus berleher panjang paling terkenal, salah satunya karena ia adalah salah satu dinosaurus yang kerangkanya ditemukan lengkap. Brachiosaurus memang bukan dinosaurus terbesar atau terpanjang, tapi ia merupakan dinosaurus tertinggi.
Jika fosilnya yang tegak diukur, didapat bahwa tingginya mencapai 14 m, sementara panjangnya “hanya” 22 m. Sekedar catatan, Seismosaurus, dinosaurus terbesar, tingginya jika diukur hanya separuh dari Brachiosaurus.

5. Oviraptor, dinosaurus pemakan telur terbesar.

Oviraptor
Oviraptor memiliki mulut yg unik. Mulutnya tidak bergigi, namun memiliki paruh tengkorak yang sangat keras. Para ahli beranggapan paruh kerasnya dipakai untuk menghancurkan kulit telur & memakan isinya.
Hal ini diperkuat karena fosilnya ditemukan di kumpulan sarang dinosaurus lain, Protoceratop. Karena itulah ia diberi nama Oviraptor, yang juga berarti ‘pencuri telur’.

6. Predator X, dinosaurus air terbesar sekaligus dinosaurus pemakan daging terbesar.

predator x
Predator X nama sementara untuk predator laut prasejarah, yang diperkirakan para ilmuwan termasuk familia Pliosaurus. Hewan ini diklaim oleh para peneliti sebagai “binatang yang paling mengerikan yang pernah berenang di lautan.” Makhluk ini panjangnya 15 m, dan berbobot 45 ton, dan memiliki gigi sepanjang 30 cm.
Rahang makhluk ini mungkin mampu mengerahkan kekuatan lebih besar daripada milik Tyrannosaurus Rex. Meskipun begitu perkiraan kekuatan rahang makhluk ini berbeda-beda, dengan satu sumber berita menyatakan gigitannya 10 kali lebih kuat daripada hewan modern mana pun, dan empat kali lebih kuat daripada seekor Tyrannosaurus.
Tengkorak predator ini digali pada pertengahan tahun 2008 di Svalbard, dekat Samudera Arktik, oleh tim Norwegia. Tengkorak ini diperkirakan termasuk spesies baru Pliosaurus.

7. Quetzalcoatlus, dinosaurus terbang terbesar.

quetzalcoatlus
Kebanyakan dinosaurus terbang (dan makhluk terbang lainnya) tidak memiliki ukuran besar, karena ukuran besar berarti berbadan berat & itu menyulitkan mereka mengangkat badannya di udara. Quetzalcoatlus, dinosaurus terbang dari Meksiko adalah pengecualian.
Panjang salah satu sayapnya mencapai 12 m (2 sayap berarti total panjangnya 24 m). Jika sayapnya terentang, dinosaurus ini bisa berukuran lebih besar dari T-Rex sekalipun! Ukurannya yg besar membuat para ahli kebingungan, bagaimana hewan ini terbang?
Para ahli yang membuat gambaran mengenai dinosaurus ini pun berpendapat, hewan ini bobotnya hanya sekitar 80 kg karena tulang-tulangnya berongga, sangat ringan untuk ukuran sebesar itu.
Ada 2 perkiraan para ahli bagaimana hewan ini terbang landas. Pertama, berlari lebih dulu seperti yang dilakukan camar laut & pesawat terbang zaman sekarang. Kedua, melompat dari tebing lalu terbang seperti yang dilakukan elang raksasa.

8. Hypselosaurus, dinosaurus dengan telur terbesar.

Hypselosaurus egg
Telur Hypselosaurus

hypselosaurus
Walaupun sebagian besar berukuran raksasa, telur-telur mereka tidak benar-benar raksasa. Telur dinosaurus terbesar ukurannya kurang lebih sama dengan telur burung unta, dan dinosaurus dengan telur sebesar itu (yang diketahui hingga sekarang) adalah Hypselosaurus, semacam dinosaurus berleher panjang.

Menurut para ahli, penyebab utama kenapa dinosaurus tidak memiliki telur yang benar-benar besar adalah masalah kemanan. Semakin besar telur, berarti semakin tebal cangkangnya. Namun, cangkang yang tebal akan menyulitkan bayinya untuk menetas. Bila cangkangnya tipis, risiko pecah sebelum menetas menjadi besar karena adanya risiko tertekan gerakan kuning telur dari dalam.
 
 
 

Dinosaurus karnivora baru

 
 
Dua jenis dinosaurus pemakan daging yang tidak diketahui sebelumnya berhasil dikenali dari fosil yang ditemukan di gurun Sahara di Niger.

Eocarcharia dinops memiliki gigi setajam pisau
Fosil dinosaurus karnivora baru itu diidentifikasi oleh seorang peneliti dari Universitas Bristol, Inggris yang bekerja sama dengan paleontolog (ahli fosil) dari Amerika Serikat.
Salah satu dinosaurus itu kemungkinan memakan bangkai mangsanya seperti yang dilakukan hewan hyena, dan jenis kedua kemungkinan memburu hewan dan memakannya sewaktu masih segar.
Rincian temuan ini diterbitkan di jurnal Acta Palaeontologica Polonica.
Fosil dua jenis dinosaurus karnivora dari 110 juta tahun lalu itu ditemukan di sepanjang Gurun Tenere bagian barat di Niger oleh Dr Paul Serano, dari Universitas Chicago, Amerika, delapan tahun lalu.
"Fosil-fosil ini adalah catatan paling awal dari kelompok karnivora utama yang mendominasi Afrika, Amerika Selatan dan India selama 50 juta tahun berikutnya pada Zaman Kapur (Cretaceous Period)," kata salah satu peneliti itu, Steve Brusatte dari Universitas Bristol.

Wajah tersembunyi
Salah satu hewan itu memiliki tinggi sekitar 8 meter dan bermoncong pendek. Jenis ini dinamai Kryptops palaios atau "si wajah tersembunyi".
Kryptops palaios bermoncong pendek
Kryptops kemungkinan memakan mangsanya setelah menjadi bangkai, mirip dengan kebiasaan hyena.
Seperti jenis dinosaurus berikutnya - yang dikenal sebagai abelisaurid - di Amerika Selatan dan India, Kryptops memiliki rahang pendek dan bergerigi serta gigi kecil, yang dirancang untuk merobek perut mangsa dan mengunyah bangkai.
Temuan kedua adalah fosil dinosaurus berukuran serupa yang disebut Eocarcharia dinops.
Hewan ini memiliki gigi setajam pisau dan tulang alis yang menonjol. Berbeda dengan Kryptops, gigi Eocarcharia lebih cocok untuk menyerang mangsa hidup dan memotong bagian tubuh mangsa.

Dari anatomi tubuh, jelas bahwa kedua hewan ini memiliki makanan yang berbeda


Steve Brusatte Universitas Bristol
Carcharodontosaurid, kelompok yang termasuk Eocarcharia, adalah hewan pemangsa besar, bahkan kemungkinan lebih besar dari Tyrannosaurus rex.
Tulang alis yang menonjol di atas mata Eocarcharia memberi hewan ini wajah yang menakutkan dan tulang alis yang keras itu kemungkinan digunakan untuk menabrak Eocarcharia saingan dalam mendapatkan pasangan, kata para peneliti.
Kedua dinosaurus pemakan daging ini hidup pada zaman yang sama dengan dinosaurus karnivora lain dari daerah yang sama: Suchomimus, theropoda (dinosaurus yang berdiri pada dua kaki) besar pemakan ikan.
"Dari anatomi tubuh, jelas bahwa kedua hewan ini memiliki makanan yang berbeda: Suchomimus memakan ikan, Kryptops memakan hewan kecil dan Eocarcharia adalah hewan pemangsa paling dominan pada masa itu," kata Brusatte.
"Seperti halnya di padang rumput di Afrika sekarang, macan, cheetah dan hyena memiliki makanan yang berbeda agar bisa hidup berdampingan. Yang menakjubkan adalah ekosistem ini sudah ada sejak 110 juta tahun lalu."

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar